Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Cara Membuat Kimchi Sawi Putih Ala Indonesia, Tanpa Fermentasi

Siapa yang sering nonton acara mukbang yang belakangan semakin populer?

Tentunya kalian sudah tidak asing dengan makanan yang bernama kimchi, bukan?

Ya, salah satu makanan khas Korea yang usut punya usut sebetulnya dulu berasal dari daratan China.
cara membuat kimchi sawi putih ala indonesia
Pada dasarnya, kimchi adalah asinan sayur yang difermentasikan terlebih dahulu selama beberapa waktu.

Dulunya, kimchi dibuat dengan maksud sebagai persediaan makanan ketika sayuran segar tidak lagi tersedia ketika musim dingin tiba.

Jadi, beberapa jenis sayuran diawetkan didalam tong yang terbuat dari tanah liat untuk selanjutnya ditaruh dibawah tanah.

Tidak ada resep pasti dalam membuat kimchi, karena yang dinamakan kimchi sendiri tercatat memiliki banyak varian.

Varian kimchi yang tercatat untuk di Korea Selatan saja ada lebih dari 180 varian yang berbeda, tergantung pada selera pembuatnya.

Namun secara ikonik, ada beberapa ciri khas yang melekat pada kimchi ini.

Ciri khasnya yaitu penggunaan sawi putih dan lobak sebagai bahan utama, penggunaan cabe bubuk, serta rasa pedas dan asam yang dominan.

Rasa asam berasal dari bakteri asam laktat sebagai hasil samping dari proses fermentasi.

Untuk membuat kimchi, sebetulnya memerlukan waktu yang cukup lama.

Akan tetapi, kita bisa membuat kimchi ala Indonesia dengan alakadarnya tanpa perlu difermentasi terlebih dahulu.

Untuk urusan rasa mungkin cukup berbeda dari versi aslinya, namun cukup nikmat terutama bagi yang demam mukbang.

Bahan aa saja yang perlu dipersiapkan dan seperti apa cara membuatnya?

Yuk simak!

Bahan-Bahan


  • 1 bonggol sawi putih
  • 1 btg wortel ukuran sedang
  • 1 btg lobak ukuran sedang
  • 1 btg daun bawang
  • 2 siung bawang putih, haluskan, atau bawang putih bubuk
  • 1 cm jahe, haluskan
  • 3 sdm cabe bubuk
  • 3 sdm kecap ikan
  • 1 sdm ebi
  • 1 sdm tepung terigu
  • 1,5 sdm gula pasir
  • 1 sdm cuka (opsional, untuk mendapatkan rasa asam)
  • 1 gelas air
  • garam halus, secukupnya

Cara Membuat Kimchi Sawi Putih Ala Indonesia


  1. Siangi sawi dari bonggolnya, kemudian potong-potong membujur menjadi dua bagian memanjang. Jika ingin dipotong-potong pendek biar gampang juga silahkan. Cuci sawi hingga bersih dibawah air mengalir.
  2. Lumuri setiap lembar sawi dengan garam halus, kemudian taruh bertumpuk diatas baki. Diamkan sawi yang sudah digarami selama kurang lebih 2-3 jam untuk mengurangi kadar airnya. Setelah itu, sawi dicuci kembali hingga bersih dan ditiriskan. Sisihkan.
  3. Kupas lobak dan wortel, kemudian iris memanjang membentuk batang korek api. Potong-potong daun bawang dengan panjang kurang lebih satu ruas jari. Sisihkan.
  4. Siapkan panci, tuangkan segelas air bersama dengan tepung terigu dan gula pasir. Aduk merata.
  5. Masak larutan tepung terigu diatas api kecil sambil terus diaduk-aduk perlahan hingga membentuk adonan menyerupai pasta. Matikan api, biarkan adonan ini hingga cukup dingin.
  6. Setelah cukup dingin, masukkan cabe bubuk, ebi, bawang putih yang dihaluskan atau yang bubuk, jahe, dan kecap ikan. Aduk merata. Jika suka rasa asam tapi kimchinya tidak ingin difermentasi, silahkan tambahkan cuka. Tapi jika nantinya kimchi ingin difermentasi, maka tidak perlu ditambahkan cuka.
  7. Masukkan irisan daun bawang, lobak dan wortel. Aduk merata.
  8. Terakhir, masukkan lembaran-lembaran sawi kemudian diaduk merata hingga setiap helai daun sawi terlumuri dengan adonan bumbu.
  9. Sampai disini, kimchi tanpa fermentasi ala Indonesia sudah siap disajikan.
  10. Jika ingin difermentasi, langkah selanjutnya adalah membiarkan kimchi dalam wadah kedap udara selama beberapa hari dalam suhu ruang supaya terjadi proses fermentasi. Akan tetapi, perlu diingat jika ingin difermentasi maka kimchi jangan dikasih cuka sebelumnya.

Cara Membuat Cabe Bubuk Dari Cabe Kering, Tanpa Oven

Cabe merupakan salah satu bumbu masakan yang paling sering digunakan selain bawang putih dan bawang merah.

Nah, pada post kali ini kita akan membahas cara membuat cabe bubuk dari cabe kering tanpa menggunakan oven.

Nanti hasilnya bisa kita gunakan untuk membuat kimchi, sebagai bumbu pelengkap jajanan seperti cilok, dan aneka kegunaan lainnya.
cara membuat cabe bubuk dari cabe kering
Gambar: cookpad.com
Cabe giling atau cabe bubuk memang banyak tersedia di pasaran dengan harga yang relatif murah dan mudah didapat.

Kita tinggal beli saja, kemudian tinggal pake saja, tanpa perlu repot untuk membuatnya.

Tapi tunggu dulu, bagi para penggila masak, rasanya kurang lengkap jika tidak mencoba membuat sesuatu versi sendiri.

Penasaran rasanya kalo gak nyoba membuat sesuatu dengan cara kita sendiri, dengan memaksimalkan alat dan bahan yang seadanya.

Demikian pula dengan cabe bubuk, banyak kemasan siap pakai akan tetapi penasaran rasanya jika tidak mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Pada dasarnya, cara membuat cabe bubuk tidak jauh berbeda dengan bawang putih bubuk atau kunyit bubuk.

Di pabriknya, cabe dikeringkan terlebih dahulu menggunakan oven dalam waktu yang cukup lama supaya keringnya perlahan dan tidak gosong.

Tapi disini, kita tidak akan menggunakan oven karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kering maksimal.

Jika suhunya dibuat tinggi supaya lebih cepat kering, hasilnya malah kurang bagus.

Jadi, si cabe ini perlu kita keringkan terlebih dahulu dengan cara dijemur beberapa hari hingga sekering mungkin.

Memang cukup lama, tetapi rasanya lebih enak ketimbang dioven, itu menurut saya pribadi.

Yuk kita simak, seperti apa proses pembuatannya?

Bahan-Bahan

  • 500 gr cabe merah keriting segar
  • kaldu bubuk, secukupnya
  • bawang putih bubuk, secukupnya
  • gula halus, secukupnya

Cara Membuat Cabe Bubuk dari Cabe Kering

Simak: Cara Membuat Bubuk Kunyit Sendiri di Rumah
  1. Bersihkan cabe kemudian cuci hinga bersih.
  2. Iris-iris cabe supaya lebih cepat kering ketika dijemur nanti. Ada opsi lain, setelah diiris-iris cabe bisa dikukus terlebih dahulu biar bisa cepat kering dan gampang dihaluskan nantinya. Akan tetapi, nanti rasa pedasnya akan berkurang. Silahkan sesuaikan saja dengan selera, bisa dikukus dulu atau bisa langsung jika tidak mau ribet.
  3. Selanjutnya, jemur cabe dibawah terik matahari sampai benar-benar kering. Lama waktunya tergantung pada ketipisan saat mengiris, semakin tipis maka akan semakin cepat kering. Biasanya akan memerlukan waktu 3-5 hari hingga cabe kering betul. Cabe yang sudah kering tidak perlu disangrai karena uapnya bisa membuat bersin-bersin, terkecuali jika kuat dan ingin mendapatkan hasil yang kering betul.
  4. Untuk menghaluskannya, cabe yang sudah kering diblender menggunakan penggilingan kering. Jika suka, cabe kering bisa digiling bersama bumbu lain seperti kaldu bubuk, gula halus dan bawang putih bubuk. Jadi nantnya bisa digunakan sebagai bumbu tabur.
  5. Untuk mendapatkan cabe bubuk yang halus, hasil diblender bisa diayak menggunakan ayakan tepung. Atau bisa dibiarkan dengan tekstur cukup kasar seperti cabe bubuk merk ternama.
  6. Simpan cabe bubuk dalam wadah yang tertutup rapat supaya bisa bertahan lama.
Simak: Cara Membuat Saus Sambal Sendiri di Rumah dengan Mudah

Cara Membuat Kunyit Bubuk Sendiri di Rumah dengan Mudah

Kunyit memang tidak terlalu sering digunakan sebagai bumbu, tidak seperti bawang dan cabai yang hampir eksis dalam setiap masakan.

Namun, kunyit juga memiliki peranan penting terutama untuk pembuatan bumbu kuning.

Nah, dalam post kali ini kita akan membahas bagaimana mengolah kunyit supaya awet dan praktis digunakan kapan saja, yaitu menjadi kunyit bubuk.
cara membuat kunyit bubuk sendiri di rumah
Kunyit bubuk memang sudah banyak beredar di pasaran, meskipun belum banyak merk yang memproduksinya.

Kadangkala juga kita kesusahan mencarinya, karena memang kebutuhan akan kunyit tidak seluas bumbu-bumbu yang lain.

Kunyit segar bisa didapatkan dengan mudah dan relatif murah di pasar-pasar tradisional.

Karena kebutuhannya yang tidak terlalu banyak, tak jarang sisa kunyit yang kita beli berakhir di tempat sampah karena membusuk atau mengering.

Sayang bukan?

Daripada dibuang dan mubazir, mendingan diolah sekalian menjadi kunyit bubuk sehingga mampu bertahan lebih lama dan juga praktis untuk digunakan kapan saja.

Jadi belinya yang banyak sekalian, untuk kemudian kita olah dan bisa digunakan kapan saja.

Oh ya, barangkali ada diantara pembaca yang kepikiran untuk membuat kunyit bubuk dan menjadikannya usaha sampingan?

Lumayan bukan? Selain memenuhi kebutuhan pribadi juga bisa menjadi penghasilan tambahan.

Yuk simak, seperti apa cara membuatnya.

Bahan-Bahan

  • 500 gr kunyit

Cara Membuat Kunyit Bubuk Sendiri di Rumah

Simak: Cara Membuat Bawang Putih Bubuk Sendiri di Rumah
  1. Bersihkan dan cuci kunyit hingga bersih. Tiriskan dan biarkan mengering dengan cara diangin-anginkan.
  2. Iris-iris kunyit setipis mungkin, semakin tipis maka kunyit akan semakin cepat kering. Oh ya, kunyit tidak perlu dikupas satu per satu karena akan merepotkan. Begitu dibersihkan, langsung iris saja.
  3. Jemur kunyit hingga kering betul. Lamanya waktu penjemuran bergantung pada teriknya sinar matahari dan juga tebal atau tipisnya irisan. Jika cukup tipis dan sinar mentarinya terik, biasanya dua atau tiga hari juga sudah kering.
  4. Irisan kunyit yang sudah kering selanjutnya disangrai diatas api sangat kecil. Lama waktu menyangrai bisa bervariasi, tetapi biasanya dalam waktu 1 jam kunyit sudah kering dan 'matang'.
  5. Untuk menghaluskannya, kunyit yang sudah disangrai bisa dihaluskan dengan cara diblender menggunakan gilingan kering. Selanjutnya kunyit diayak menggunakan ayakan tepung, dan sisa ayakannya bisa diblender lagi biar halus.
  6. Kunyit yang sudah halus bisa disangrai kembali untuk mengurangi kadar airnya. Akan tetapi jika malas, sampai tahap ini pun sebetulnya sudah cukup. Kunyit bubuk bisa langsung digunakan atau bisa juga disimpan untuk digunakan sewaktu-waktu.
  7. Simpanlah kunyit bubuk dalam wadah tertutup rapat supaya lebih awet.
Simak: Cara Membuat Saus Sambal Sendiri di Rumah

Cara Membuat Saus Sambal Sendiri di Rumah, Saos Homemade

Saus sambal yang biasa kita gunakan sebagai pelengkap sajian memang bisa kita dapatkan di warung-warung dengan harga yang relatif murah.

Namun ada kalanya kita penasaran, seperti apa sih proses pembuatan saus sambal itu?

Kadang juga berfikir, rasanya kepengen membuat sendiri saus sambal di rumah tetapi bingung seperti apa prosesnya dan bahan apa saja yang dibutuhkan.
cara membuat saus sambal sendiri di rumah
Tak usah bingung, membuat saus sambal itu sebenarnya gampang banget.

Membuat saus sambal tidak memerlukan bahan-bahan yang aneh atau susah didapat, semua bahan banyak tersedia di pasar tradisional.

Lantas, apakah memerlukan alat khusus untuk membuatnya?

Tidak juga.

Kita cukup menggunakan blender saja untuk menghaluskan bahan-bahan pembuat saos.

Keuntungan membuat saus sambal sendiri adalah kita bisa memilih sendiri bahan-bahan terbaik sehingga didapat hasil yang sesuai selera.

Dan tentu saja, saus sambal bikinan sendiri sudah pasti sehat karena tidak memerlukan bahan pengawet.

Meski tanpa bahan pengawet, saus sambal ini mampu bertahan lama hingga beberapa bulan asalkan disimpan dalam lemari es.

Atau apakah diantara pembaca ada yang memiliki ide usaha untuk memproduksi saus sambal organik yang tanpa bahan pengawet?

Bisa banget, dan prospeknya cukup bagus mengingat orang-orang yang sadar akan kesehatan dan menghindari bahan pengawet kini semakin banyak.

Lantas, bahan-bahan apa saja yang perlu kita persiapkan dan seperti apa cara membuatnya?

Yuk simak!

Untuk memulainya, sebaiknya gunakan skala keci dulu untuk mengetes sehingga bisa didapat hasil yang sesuai selera.

Jika sudah pas, silahkan skalanya diperbanyak.

Bahan-Bahan

  • 125 gr cabe merah
  • 30 bh cabe rawit merah
  • 3 bh tomat merah ukuran besar
  • 5 siung bawang putih

Bahan Pelengkap

  • 250 ml air (+/- 1 gelas air dilebihkan sedikit)
  • 1 sdm cuka
  • 1,5 sdm tepung maizena, larutkan dengan setengah gelas air
  • gula pasir, secukupnya
  • garam, secukupnya

Cara Membuat Saus Sambal Sendiri di Rumah

Simak: Membuat Bawang Putih Bubuk Sendiri di Rumah
  1. Bersihkan dan cuci semua bahan, buang tangkai-tangkainya hingga bersih untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk hasil yang lebih baik, sebaiknya biji-biji cabe merah dibuang terlebih dahulu untuk mengurangi 'pencemaran' rasa, tetapi itu kembali lagi pada selera masing-masing.
  2. Kukus semua bahan hingga matang dan lunak. Angkat dan biarkan hingga cukup dingin.
  3. Masukkan semua bahan kedalam blender, tuangkan segelas air. Blender bahan-bahan tersebut hingga lumat dan halus.
  4. Siapkan panci, tuangkan bahan saus dari blender kedalam panci kemudian masak diatas api kecil.
  5. Bubuhkan gula pasir dan garam sesuai selera, tuangkan sesendok cuka. Masak saus diatas api kecil sambil diaduk-aduk perlahan hingga airnya menyusut.
  6. Setelah airnya menyusut, barulah tuangkan larutan tepung maizena. Masak lagi sambil siaduk-aduk perlahan hingga saus mengental dan meletup-letup. Angkat.
  7. Saus sambal kini sudah siap digunakan sebagai pelengkap sajian dan bisa bertahan selama beberapa bulan jika disimpan dalam kulkas.
Simak: Cara Membuat Kunyit Bubuk Sendiri di Rumah
Sekarang kalian bisa menikmati jajanan seperti cilok, batagor, fried chicken dan lain-lainnya dengan saos sambal buatan sendiri.

Selamat mencoba!

Cara Membuat Bawang Putih Bubuk Sendiri, Tanpa Oven dan Alat Khusus Lain

Sebagaimana kita tahu, bawang putih itu banyak sekali kegunaannya dalam perihal masak-memasak.

Terkadang, ada masakan yang hanya menggunakan bawang putih saja sehingga kita merasa tanggung ketika harus mengirisnya atau bahkan menguleknya seperti pada pembuatan adonan cilok.

Solusinya, ya bawang putih bubuk yang praktis dan tak perlu ribet-ribet mengiris atau menguleknya.
cara membuat bawang putih bubuk sendiri
Tapi kadang, bawang putih bubuk juga cukup sulit didapat jika bukan di kota-kota besar atau di warung yang cukup komplit.

Tenang saja, bawang putih bubuk itu gampang sekali untuk dibuat sehingga kita bisa membuatnya sekaligus untuk stok jika diperlukan kapan saja.

Atau diantara pembaca ada yang punya ide usaha untuk memproduksi bawang putih bubuk? Cara dibawah ini patur dicoba lho!

Oh ya, cara dibawah ini merupakan cara tradisional sehingga kita tidak memerlukan peralatan khusus, bahkan oven sekalipun.

Jadi bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa perlu menyediakan alat-alat khusus terlebih dahulu.

Tapi karena caranya tradisional dan manual, tentu saja prosesnya menjadi lebih lama, maklum saja ya.

Siapa yang ingin mencoba membuatnya?

Yuk simak bahan apa saja yang perlu dipersiapkan dan seperti apa proses pembuatannya.

Bahan-Bahan

  • 5 bonggol bawang putih segar

Cara Membuat Bawang Putih Tanpa Oven

Simak: Cara Membuat Sendiri Kunyit Bubuk di Rumah
  1. Kupas bawang putih satu per satu. Jika tidak sabar, masukkan bawang putih kedalam toples kemudian kocok-kocok agak keras sehingga kulitnya rontok. Dengan begitu, kulit bawang putih akan lebih mudah dibersihkan yaitu tinggal kulit yang menempel saja.
  2. Iris-iris bawang putih setipis mungkin. Semakin tipis maka bawang putih akan semakin cepat kering.
  3. Jemur bawang putih dibawah terik matahari hingga benar-benar kering. Proses ini memakan waktu paling lama, bisa sampai dua hari jika panas matahari tidak maksimal. Jika musim kemarau, sehari saja biasanya bawang putih sudah kering kerontang.
  4. Selanjutnya, sangrai bawang putih diatas api sangat kecil. Sambil disangrai, sambil diaduk-aduk menggunakan spatula kayu biar tidak gosong. Sangrai sampai kering dan wangi bawang putihnya keluar.
  5. Haluskan bawang putih sangrai dengan cara diulek hingga halus. Jika ingin lebih halus, silahkan diayak menggunakan ayakan tepung maka hasilnya akan sangat halus.
  6. Simpan bawang putih bubuk dalam wadah yang tertutup rapat biar lebih awet dan bisa digunakan kapan saja.
Simak: Cara Membuat Sendiri Saus Sambal di Rumah dengan Mudah

Cara Membuat Bumbu Kacang yang Enak dan Gurih Serta Tidak Cepat Basi

Bumbu kacang merupakan salah satu bumbu serbaguna yang biasa digunakan sebagai pelengkap berbagai macam sajian.

Ada banyak hidangan dan jajanan yang menggunakan bumbu kacang sebagai pelengkapnya, diantaranya adalah sate, cilok, siomay, batagor, bakso tahu, dan masih banyak lagi.

Nah, dalam post kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat bumbu kacang supaya rasanya enak dan gurih serta agar tidak cepat basi atau bisa bertahan lama.
cara membuat bumbu kacang yang enak dan gurih
Pada dasarnya, makanan yang cepat basi itu bisa disebabkan oleh dua hal yaitu cara pengolahannya yang kurang tepat dan bisa juga karena terdapat bahan yang memang cepat basi seperti misalnya santan.

Kemungkinan yang paling umum jika bumbu kacang cepat basi adalah pengolahannya yang kurang tepat.

Untuk bisa bertahan lebih lama, bumbu kacang harus dimasak dengan kematangan sempurna.

Selain mampu bertahan lebih lama, bumbu kacang yang dimasak hingga matang sempurna akan memiliki aroma yang lebih wangi dan lebih menggugah selera.

Seperti apakah bumbu kacang yang matang sempurna?

Yaitu bumbu kacang yang dimasak hingga minyaknya terpisah dari bumbu kacangnya.

Saat bumbu telah matang sempurna, minyaknya akan terpisah dan berada pada bagian atas karena kadar airnya berkurang atau menyusut.

Untuk itu, bumbu kacang idealnya dimasak diatas api kecil sehingga bisa matang perlahan.

Jika api terlalu besar, biasanya bumbu kacang akan cepat gosong dan seolah-olah matang, padahal kadar airnya masih tinggi dan belum matang sempurna.

Hal inilah yang menjadikan bumbu kacang cepat basi atau tidak mampu bertahan lama.

Pengen mencoba membuatnya di rumah?

Yuk simak, bahan apa saja yang perlu dipersiapkan dan seperti apa cara membuatnya.

Bahan-Bahan

  • 100 gr kacang tanah
  • 100 gr gula merah, sisir halus
  • 1 sdt asam jawa, seduh dengan setengah gelas air panas
  • gula pasir, secukupnya
  • kaldu bubuk, secukupnya
  • garam, secukupnya
  • air, secukupnya
  • minyak untuk menumis

Bumbu Halus

  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 bh cabe merah
  • 2 btr kemiri
  • 5 bh cabe rawit, atau sesuai selera

Cara Membuat Bumbu Kacang Agar Tidak Cepat Basi

  1. Goreng kacang tanah hingga matang, tiriskan.
  2. Haluskan kacang tanah dengan cara diulek, jangan diblender ya. Atau jika ingin gampang, boleh diblender tetapi jangan sampai terlalu lumat karena nanti rasanya akan kurang mantap. Blender kasar saja. Sisihkan.
  3. Tumis bumbu halus hingga matang dan harum. Tuangkan air secukupnya, kurang lebih 1 gelas kemudian aduk merata.
  4. Masukkan kacang tanah goreng yang sudah dihaluskan tadi beserta bumbu-bumbunya seperti gula merah, gula pasir, kaldu bubuk dan garam secukupnya. Aduk merata dan cicipi rasanya. Jika masih belum seimbang seperti kurang garam atau kurang gula silahkan ditambahkan secukupnya, tapi jangan kebanyakan karena ketika nanti airnya menyusut maka rasanya akan semakin kuat.
  5. Masak bumbu kacang hingga airnya menyusut dan meletup-letup, sambil diaduk-aduk perlahan.
  6. Terakhir, tuangkan air seduhan asam jawa. Aduk merata.
  7. Masak bumbu kacang diatas api kecil hingga minyaknya terpisah dan berada di bagian atas, itu tandanya bumbu kacang sudah matang.
  8. Bumbu kacang kini sudah siap dijadikan pelengkap sajian.

Cara Membuat Kaldu Sapi Menggunakan Slow Cooker

Di pasaran, banyak kaldu sapi siap pakai dalam berbagai bentuk, mulai dari kaldu bubuk hingga kaldu cair.

Akan tetapi, rasa kaldu yang dibuat secara langsung ternyata lebih enak dan lebih sedap sehingga rasa masakanpun lebih mantap.

Cara membuatnya pun cukup mudah, hanya dengan beberapa langkah mudah maka kita sudah mempunyai kaldu segar yang tentunya lebih sehat.
cara membuat kaldu sapi menggunakan slow cooker
Tau gak sih, membuat kaldu itu tidak sesulit dan seribet yang dipikirkan orang.

Meskipun memang, untuk menghasilkan kaldu yang baik tentunya dibutuhkan ketelitian dalam membuatnya dalam artian tidak asal-asalan.

Kunci utamanya adalah kehigienisan dalam proses pembuatannya, dengan demikian maka kaldu yang dihasilkan akan lebih maksimal.

Kaldu sapi yang baik adalah kaldu yang bening atau transparan atau tidak butek, tidak berbau amis, dan juga tidak mengandung lemak yang banyak.

Untuk itu, kebersihan perlu dijaga mulai dari persiapan hingga proses akhir.

Jika prosesnya tepat, maka kaldu yang dihasilkan bisa bertahan lama hingga berbulan-bulan atau tidak cepat basi.

Secara umum, membuat kaldu sapi adalah memasak daging atau tulang sapi diatas api sangat kecil dalam waktu yang lama atau istilahnya slow cooking.

Jika tidak lama, maka kaldunya tidak akan keluar.

Untungnya, jaman sekarang ini kita bisa menggunakan slow cooker sehingga lebih praktis dan bisa dintinggal-tinggal tanpa kuatir akan bahaya api ataupun gas habis.

Sebagai bahan utama membuat kaldu sapi, kita bisa menggunakan tulang belakang sapi atau bisa juga tulang kaki.

Harga tulang sapi cukup murah, di tempat penulis sendiri, harga tulang sapi berkisar antara 10-30 ribu Rupiah untuk setengah kilogramnya.

Bergantung harga daging dan kondisi tulang sapi itu sendiri, jika masih banyak daging yang menempel maka harganya lebih mahal.

Nah, apa saja bahan-bahan yang kita perlukan untuk membuat kaldu sapi dan seperti apa cara membuatnya? Yuk simak!

Bahan-Bahan

  • 500 gr tulang sapi
  • 2 btg daun bawang, potong-potong
  • 1 bh bawang bombay, belah 4 bagian
  • 2 siung bawang putih, geprek
  • 1 bh wortel, kupas kemudian iris-iris
  • air, secukupnya

Cara Membuat Kaldu Sapi Menggunakan Slow Cooker

  1. Cuci dan bersihkan tulang sapi hingga bersih. Pastikan tidak ada sisa darah yang menempel dan pastikan juga tidak banyak lemak atau gajih yang menempel.
  2. Rebus tulang sapi dalam air mendidih. Gunakan air yang cukup banyak, sekiranya bisa merendam keseluruhan tulang. Rebus selama beberapa saat hingga keluar buihnya. Perebusan ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang dan sisa darah yang mungkin masih menempel dan bisa menyisakan bau amis pada air kaldu nantinya.
  3. Angkat dan pisahkan tulang sapi dari air rebusannya, tiriskan.
  4. Masukkan tulang sapi yang sudah direbus kedalam slow cooker bersama dengan bahan lainnya seperti daun bawang, bawang bombay, bawang putih dan wortel.
  5. Tuangkan air secukupnya, kemudian nyalakan slow cooker.
  6. Biarkan tulang sapi dimasak dalam slow cooker selama semalaman. Besoknya, kaldu sapi sudah jadi dan tulang sapi bisa dipisahkan dari air kaldunya.
  7. Jika ingin menggunakan panci biasa, silahkan masak semua bahan hingga mendidih. Setelah mendidih maka kecilkan api kompor hingga sangat kecil dan masaklah tulang sapi selama minimal 2 jam.